Time Travel: Malacca, Malaysia

Seperti kembali ke masa lalu. Melaka adalah kota bersejarah di Malaysia. Kota ini sangat kaya dengan peninggalan bersejarah dan struktur kolonial. Bagi siapa yang suka membaca sejarah dunia, Melaka adalah kota yang harus dikunjungi. 

It’s like returning to the past. Malacca is the historical city of Malaysia. It’s rich with heritage buildings, ancient landmarks, and colonial structures. For those who like reading world history, Malacca is the city you should visit.

DSCF1709
Continue reading “Time Travel: Malacca, Malaysia”

Capital City: Jakarta

Banyak hal yang terjadi di Jakarta. Bagi saya Jakarta adalah pelarian dan kerinduan atas apa yang saya miliki sekarang. Saya kadang rindu Jakarta.

Many things happened in Jakarta, and I thought that it changed me. There are a lot of special memories to be discovered. But in the end, I finally came back to you. I sometimes miss Jakarta.

Continue reading “Capital City: Jakarta”

Mengintip Singapore Writers Festival 2014 dari dekat

IMG_4110

Disebut – sebut sebagai festival sastra pertama di Asia, dimulai pada tahun 1986. Pada tahun – tahun awalnya festival ini adalah sebuah biennial festival – yang dirayakan setiap dua tahun sekali. Namun kini Singapore Writers Festival (SWF) berlangsung setiap tahunnya, sebagai pesta penulis khususnya bagi para singaporean. Tahun 2014, SWF digelar dari tanggal 31 Oktober – 9 November dengan tema The Prospect of Beauty – Penghayatan Keindahan; merayakan keindahan puisi, cerita novel, kebijaksanaan penulis, penulisan lagu, roman, & seni kata yang indah. Tema ini juga mengingatkan kita akan keindahan alam berserta isinya serta ancaman terhadap keindahannya. Menghadirkan penulis dunia kehadapan masyarakat Singapura serta mempromosikan penulis – penulis muda berbakat Singapura, dan mengembangkan sastra Asia di belahan dunia merupakan tujuan utama dari SWF 2014.

Continue reading “Mengintip Singapore Writers Festival 2014 dari dekat”

Ubud Writers & Readers Festival SATELLITE PROGRAM 2014

While UWRF may have officially drawn to a close on October 5, the Festival kept rolling as its 2014 Satellite Program set sail for Banggai Kepulauan, Central Sulawesi and Surabaya, East Java.

Specially designed to build a bridge between UWRF and the literary and artistic communities of the archipelago, the Satellite Program supports the Festival’s mission in developing literacy, nourishing the creation of literary works and showcasing the voices of Indonesian writers on a world stage. The program is supported by Hivos, and since its inception in 2008 has visited more than 20 cities in Indonesia.

Continue reading “Ubud Writers & Readers Festival SATELLITE PROGRAM 2014”